2. Interaksi sosial: Mengobrol sebelum tidur juga bisa ganggu kualitas tidur loh! Termasuk interaksi sosial virtual melalui ponsel sekali pun, contohnya membuka sosial media. Interaksi sosial sebenarnya adalah isyarat yang memberi sinyal pada jam tubuh untuk tetap waspada dan terjaga. Makanya menghindari terlalu banyak melakukan interaksi sosial sebelum tidur bisa bantu tubuh jadi rileks, mengantuk, dan akhirnya tertidur.
3. Kerja di tempat tidur: Siapa suka mengetik atau buka laptop dari tempat tidur? Atau bahkan sesimpel membuka email di ponsel saat di tempat tidur, nyatanya mengurangi kualitas tidur. Bekerja dari tempat yang sama dengan kita tidur dapat membuat lebih sulit berkonsentrasi pada pekerjaan, membuat kita jadi kurang produktif, dan pada akhirnya bikin kita lebih sulit untuk tertidur. Sebab otak menerima sinyal campuran dari kamar tidur menjadi tempat yang biasanya disediakan untuk istirahat, tapi ada keinginan untuk waspada dan bekerja sebagai gantinya.
4. Makan sebelum tidur: Tubuh butuh waktu untuk mencerna dengan baik, dan ini terjadi saat kita bangun dan bergerak. Di sisi lain, tidur dengan perut keroncongan juga membuat kita tidak bisa tidur dengan nyaman. Jika memang sangat lapar, konsumsi saja camilan ringan yang nyaman, bukan makan berat.
5. Waktu olahraga terlalu dekat dengan jam tidur: Olahraga bisa bantu meningkatkan jumlah gelombang lambat (atau dalam) tidur. Namun, berolahraga terlalu dekat dengan waktu tidur dapat membuat hormon endorfin jadi terpompa. Membuat kita akhirnya bisa jadi merasa gelisah dan akhirnya lebih sulit untuk tertidur.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.