KABAR duka kembali datang dari industri hiburan Indonesia. Komedian Irni Yusnita atau yang akrab disapa Rini S Bon Bon meninggal dunia pada Minggu, 10 Juli kemarin.
Pelawak yang salah satunya dikenal dengan ciri khas tubuhnya yang gemuk tersebut, diketahui mengidap diabetes sejak tahun 2009. Paska menjalani pengobatan, Rini S Bon Bon sempat dikabarkan sembuh di tahun 2014 dan aktif beraktivitas kembali.
Penyakit diabetes yang diidap almarhumah Rini, diketahui memang mempunyai risiko tinggi yakni kematian. Jika pengidapnya tidak mengontrol dengan baik kadar gula darah di tubuhnya agar tetap normal. Kadar gula darah sendiri adalah jumlah gula atau glukosa yang diserap ke dalam aliran darah. Kadar gula yang terlalu tinggi atau terlalu rendah memang bisa menyebabkan kematian.
"Penderita diabetes dan mereka yang memiliki kondisi tertentu seperti hipoglikemia harus menjaga kadar gula darah mereka dan memantaunya secara ketat,” mengutip dari Diabetes Talk, Senin (11/7/2022).
Lantas, berapa kadar gula darah yang disebut dengan normal dan pada batas berapa kadar gula darah bisa sebabkan kematian? Ternyata, kisaran gula darah normal adalah 70 hingga 100. Nah, pada kebanyakan kasus, pengidap diabetes bisa memiliki kadar gula 60 hingga 120.
Level berubah menjadi berbahaya mengancam nyawa, disebutkan jika kadar gula darah sudah di level 550. Kabar buruknya, ada kemungkinan bagi orang dewasa untuk mencapai kadar gula darah tinggi sebelum tubuhnya menunjukkan gejala atau masalah apapun.
"Tapi, ketika kadar gula darah mencapai 600, orang tersebut berisiko mengembangkan sindrom hiperosmolar yang mana hal itu bisa menyebabkan koma diabetik dan kematian," bunyi keterangan dari laman Diabetes Talk.
Tidak hanya kadar tinggi, di sisi lain kadar gula darah yang terlalu rendah pun bisa sebabkan kematian. Kadar gula darah dikatakan rendah jika angkanya di bawah 50 dan kalau itu terjadi, seseorang bisa mengalam dampak fatal.
Bahkan kadar gula darah di bawah 60, yang terjadi pada orang sehat saja disebutkan lebih lanjut bisa berpotensi fatal. Terutama jika gula darah turun dengan cepat, namun perlu diingat jika tidak semua orang mengalami masalah yang sama dari gula darah tinggi.
Beberapa orang yang punya gula darah hingga 800 bisa saja, minim masalah. Tapi ada pula sebagian orang yang kadar gulanya baru melebihi 200, tapi sudah bergejala berat.
BACA JUGA:Rini S Bon Bon Meninggal karena Diabetes, Yuk Kenali 7 Gejala Awalnya
BACA JUGA:Virus BA.4 dan BA.5 Bisa Ancam Jantung dan Ginjal Pada Pengidap Diabetes
(Rizky Pradita Ananda)