MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi intensif terkait dengan wacana tiket terusan seharga Rp3,75 juta bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Taman Nasional (TN) Komodo dan berlaku selama satu tahun.
Hal ini dilakukan agar nantinya keputusan yang diambil merupakan kebijakan yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu. Selain mengutamakan nilai-nilai konservasi dan keberlanjutan lingkungan, juga agar pariwisata dapat memberikan dampak yang maksimal terhadap ekonomi masyarakat.
"Sampai saat ini belum ada pembahasan di lintas kementerian/lembaga. Ini baru sebuah wacana," kata dia dalam Weekly Press Briefing di Gedung Sapta Pesona, Jakarta.

Pentingnya mengutamakan konservasi, yakni bagaimana menjaga keberlanjutan dari Taman Nasional Komodo ini berarti harus ada pembatasan dari kunjungan wisatawan. Menurut Sandiaga, hal ini karena kunjungan wisatawan itu akan menambah beban.
Sementara carrying capacity atau daya dukung sangat terbatas. Oleh karena itu pihaknya saat ini akan terus berkoordinasi lintas kementerian/lembaga, untuk membantu proses pengambilan keputusan kajian tersebut.
Sandiaga menyebut, bahwa pihaknya akan secara maksimal mengembangkan destinasi-destinasi lain yang ada di Labuan Bajo sehingga kunjungan wisatawan dapat tersebar ke destinasi-destinasi lain.