Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Heboh Foto di Gunung Bromo Kena Sejuta, Pengelola: Hanya untuk Iklan dan Prewedding

Avirista Midaada , Jurnalis-Jum'at, 10 Juni 2022 |04:05 WIB
Heboh Foto di Gunung Bromo Kena Sejuta, Pengelola: Hanya untuk Iklan dan <i>Prewedding</i>
Seorang wanita berpose dengan latar Gunung Bromo (Foto: Instagram/@smaysarah05)
A
A
A

Tetapi hal itu berlaku untuk pengambilan gambar foto maupun video dengan tujuan komersil. Adapun biaya yang ditetapkan adalah untuk video komersil per paket Rp10 juta. Pengambilan gambar menggunakan handycam dikenakan Rp1 juta dan foto Rp250.000.

"Pungutan tersebut berlaku bila ada pihak yang ingin mengambil gambar atau video untuk keperluan iklan, prewedding di kawasan Gunung Bromo. Seperti aturan itu sudah jelas. Karena mekanisme tarif masuk ini sudah diatur sebagai PNBP," ucap Sarif kepada MNC Portal.

Sarif menambahkan, bahwa proses perizinan sendiri bisa melalui TNBTS sebagai pengelola. Pasalnya wilayah yang dimaksud adalah berada di bawah pengelolaan TNBTS. Namun dipastikan tarif yang dikenakan semuanya bakal masuk ke kas negara.

"Mekanisme tarif ini secara otomatis akan masuk ke kas negara," tegasnya.

Di sisi lain lanjut Sarif, pihaknya membatasi aktivitas pengambilan gambar di kawasan TNBTS, di mana tidak semua area yang ada di kawasan TNBTS bisa diakses manusia.

"Pastinya mereka yang ingin ambil gambar juga harus memerhatikan kondisi topografi lokasi juga," ujar Sarif.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement