Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ritual Kedewasaan Ekstrem di Brasil, Sakitnya Bisa Sehari Semalam!

Intan Afika Nuur Aziizah , Jurnalis-Senin, 30 Mei 2022 |09:00 WIB
Ritual Kedewasaan Ekstrem di Brasil, Sakitnya Bisa Sehari Semalam!
Ritual suku Satere-Mawe, Brasil (makingmythstakes.blogspot.com)
A
A
A

RITUAL kedewasaan ekstrem di Brasil menjadi viral di media sosial. Pasalnya, ritual itu berlangsung sangat menyakitkan menggunakan semut Paraponera atau semut peluru.

Dinamakan demikian karena sengatannya, kata orang, terasa seperti ditembak dengan sebuah peluru. Ia juga disebut semut 24 jam oleh penduduk setempat di hutan hujan Nikaragua hingga Paraguay, lantaran sakit yang ditimbulkannya bisa bertahan sampe 24 jam atau sehari semalam!

 BACA JUGA: Mengenal Tradisi Memanjangkan Telinga Suku Dayak, Identitas Bangsawan hingga Simbol Kecantikan Wanita

Ritual kedewasaan itu dilakukan oleh suku Satere-Mawe di Brasil. Laki-laki yang dianggap akan memasuki usia dewasa diwajibkan melakukan ritual ini. Momen proses ritual kedewasaan yang menyakitkan itu diunggah oleh akun Instagram @spoters.

 

Terlihat, seorang bule memasukkan kedua tangannya ke dalam sarung tangan yang berisi ratusan semut peluru. Hanya dalam hitungan detik, wajahnya langsung memerah dan berteriak kesakitan. Bahkan, tangannya sampai gemetaran.

 BACA JUGA: Mengenal Tradisi Ekstrem Suku Naulu, Kepala Manusia Dijadikan Mas Kawin

“Laki-laki yang diritualkan harus masukin tangannya ke dalam sarung tangan itu dan harus menahan sakitnya tanpa berteriak. Mau tau berapa lama mereka harus masukin tangannya? Sepuluh menit!,” tulis akun tersebut dalam keterangan dikutip Okezone.

Bule yang kesakitan itu melanjutkan ritualnya dengan berdansa bersama penduduk daerah setempat. Karena merasa kesakitan, dia berhenti dan menyiram tangannya dengan air mineral. Meski begitu, rasa sakitnya masih terus menjalar. Bahkan, kedua tangannya tampak bergetar semakin hebat.

Melihat ritual tersebut, para netizen pun heboh membanjiri kolom komentar. Banyak yang merasa takut untuk dewasa, tak sedikit juga yang tak tega melihat wajah kesakitan bule tersebut.

 Ilustrasi

“The real takut tambah dewasa,” tulis abay***.

“Sampe teriak-teriak gitu berarti parah itu sakitnya,” tulis monzi***.

“The real menyakiti tanpa menyentuh,” tulis ramd***.

“Bisa dibayangkan dari teriaknya,” tulis ardh****.

“Mending gak usah dewasa,” tulis grace****.

(Salman Mardira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement