FDA mengeluarkan analisis data terbaru mengenai vaksin Janssen Covid-19. Salah satu poin utama yang mau disampaikan adalah pemberian vaksin Janssen Covid-19 tidak boleh untuk masyarakat, alias hanya untuk individu khusus.
Risiko terjadinya pembekuan darah (TTS) benar adanya. Sebanyak 60 kasus dikonfirmasi FDA terkait dengan TTS pascavaksinasi dengan vaksin Janssen Covid-19, sembilan di antaranya dalam kondisi fatal.
Soal siapa saja yang berisiko mengalami TTS setelah menerima vaksin Janssen Covid-19. FDA mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada data pasti. "Faktor yang menempatkan seseorang pada risiko TTS setelah pemberian vaksin Janssen Covid-19 sampai saat ini masih belum diketahui," terang laporan FDA yang terbit, Kamis 5 Mei 2022.
Meski begitu, FDA mengatakan bahwa vaksin bikinan Johnson & Johnson tersebut masih bisa diberikan kepada kelompok individu tertentu, seperti orang yang mengalami reaksi anafilaksis setelah menerima vaksin mRNA Covid-19, individu yang memiliki kekhawatiran pribadi dengan vaksin mRNA Covid-19, dan individu yang susah mendapat akses ke vaksin mRNA Covid-19. Manfaat vaksin masih jauh lebih banyak dibandingkan dampak buruknya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.