Mobilitas tinggi saat mudik lebaran, menimbulkan risiko terjadinya penularan Covid-19. Dia mengimbau agar tetap menjaga kesehatan dan protokol kesehatan.
"Kemudian penting mencegah terjadinya perburukan kalau terinfeksi, makanya harus melakukan booster, tapi jaraknya juga dihimbau. Satu sampai dua minggu sebelum mudik, karena antibodi itu butuh waktu untuk terbentuk," jelasnya
Pemudik yang sudah vaksin booster, tidak lagi harus melakukan tes swab antingen atau pun PCR. Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Kasatgas Nomor 16 Tahun 2022.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.