KETUA Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof, Dr. Zubairi Djoerban, SpPD, KHOM mengatakan tidak perlu khawatir dengan adanya varian BA.2.12 dan BA.2.12.1.
Meskipun kedua varian BA.2.12 dan BA.2.12.1 menjadi sorotan karena mendominasi kasus Covid-19 di Eropa dan Amerika. Namun tak usah terlalu khawatir.

"Kita tak perlu khawatir karena banyak scientist yang memperkirakan kenaikan BA.2 dan beberapa versinya tidak akan melebihi dari sebaran BA.1. Ini khususnya Amerika, sebagian ahli mengatakan masyarakat memiliki imunitas, sehingga tidak mengalami sakit parah," ujarnya.
Bukan tanpa alasan, capaian vaksinasi Covid-19, menurut Prof Zubairi membuat masyarakat lebih tahan terhadap virus Covid-19 dan varian barunya. Sebab telah terbentuk antibodi dari vaksin.