KEPALA Badan Pengawas Obat dan Makanan, Penny K. Lukito menyesalkan sejumlah pihak yang menentang rencana pelabelan risiko Bisfenol A atau BPA–bahan kimia. Apalagi, menurutnya, BPA punya risiko menimbulkan kanker dan kemandulan.
Menurut Penny, regulasi pelabelan risiko BPA tersebut sangat penting untuk menjaga kesehatan masyarakat. Oleh karena itu BPOM berkomitmen memperjuangkan pengesahannya.

"Draft peraturan pelabelan BPA itu sebenarnya sudah selesai harmonisasi di Kementerian Hukum, dan kami juga sudah menulis surat ke Presiden Joko Widodo, melalui Sekretariat Kabinet dan Sekretariat Negara, meminta agar draft tersebut segera difinalkan," kata Penny.
Sambil menunggu pengesahan, ujar dia, BPOM segera melakukan sosialisasi dan edukasi pada masyarakat terkait potensi bahaya BPA. "Kegiatan itu akan paralel dengan proses pengesahannya," ujarnya.