“Butuh penelitian lebih banyak lagi,” imbuh Prof. Zubairi
BACA JUGA : Omicron vs Delta, Ini Organ Tubuh yang Diserang serta Gejalanya
Sebelumnya, Prof. Zubairi juga menuturkan mengapa gejala Long Covid yang dialami para penyintas bisa bertahan lebih dari satu bulan. Menurutnya, hal tersebut terjadi bukan dari cara kerja virusnya secara langsung.
“Ternyata penyebab keluhan-keluhan itu bukan virusnya langsung, ada beberapa teori, misalnya timbul reaksi autoimun. Virus ini memacu kekebalan tubuh untuk salah bekerja. Teori lain, SARS-CoV-2 mengaktivasi virus lain. Seperti Epstein–Barr (EBV), aktivasi EBV ini menyebabkan gejala-gejala pada penyintas dan mungkin sekali SARS-CoV-2 juga membuat reaksi inflamasi yang kemudian berlanjut,” tutupnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.