Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspadalah! Ini 7 Tempat Pasangan Bisa Bertemu dengan Selingkuhannya

Novie Fauziah , Jurnalis-Selasa, 01 Maret 2022 |16:13 WIB
Waspadalah! Ini 7 Tempat Pasangan Bisa Bertemu dengan Selingkuhannya
Bertemu selingkuhan di sebuah tempat (Foto: The times)
A
A
A

4. Bertemu di Bar

Pasangan Anda sering mampir ke bar? Perlu hati-hati karena tempat ini rawan akan adanya main serong. Baik laki-laki atau perempuan, biasanya bar adalah tempat yang cukup rawan lho.

Seperti halnya laki-laki, wanita juga bisa menemukan selingkuhannya saat di bar dan 12 persen wanita dalam survei tersebut mengakuinya.

5. Aplikasi Kencan

Saat ini aplikasi kencan kian merebak. Tak sedikit yang mencari peruntungan untuk mendapatkan pasangan baru melalui platform tersebut.

Nah Anda harus perhatikan, jangan sampai sang kekasih malah berpaling karena telah menemukan seseorang yang dirasa cocok dengannya melalui aplikasi kencan ini.

6. Media Sosial

Selanjutnya adalah media sosial, merupakan salah satu penyebab dan tempat seseorang bisa selingkuh. Apalagi bisa membuat lebih dari satu akun (second account), sehingga kemungkinan mereka bertemu serta berkomunikasi lewat akun lain.

Sekitar 7 persen wanita mengakui, bahwa ia maupun pasangannya berselingkuh melalui media sosial. Baik dengan akun yang biasa dipakai, atau membuat akun yang baru agar tidak diketahui.

7. Liburan

Masing-masing pasangan memiliki hobi dan kesenangan tersendiri. Untuk itu jangan sampai Anda sering membiarkan pasangan Anda pergi liburan sendirian, karena bisa jadi itulah yang memicu adanya perselingkuhan.

Misalnya pasangan Anda hobi touring, dan setiap bulannya ada agenda bertemu dengan teman-teman komunitasnya. Cobalah sesekali Anda ikut dengannya, sekaligus memastikan apakah kekasih Anda benar-benar setia atau punya simpanan.

Sementara itu, Psikolog dari Universitas Indonesia A. Kasandra Putranto mengingatkan perselingkuhan dapat menyebabkan trauma bagi korban.

"Perselingkuhan dapat menyebabkan trauma. Mereka yang mengalami perselingkuhan ternyata memenuhi kriteria untuk gangguan stres pasca trauma (PTSD)," kata Kasandra.

Pelbagai masalah juga akan muncul sebagai respon emosional akibat perselingkuhan, antara lain banyak pikiran, gangguan makan dan tidur, suasana hati yang tidak menentu, masalah kesehatan, hingga depresi.

Hal tersebut, kata Kasandra, menyebabkan beberapa terapis dan psikolog mulai menggunakan istilah Gangguan Stres Pasca Perselingkuhan untuk menggambarkan kondisi mental mereka.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement