Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Tradisi Megeburan Bali Utara, Pria Diperebutkan Wanita

INews.id , Jurnalis-Selasa, 01 Maret 2022 |04:03 WIB
Mengenal Tradisi Megeburan Bali Utara, Pria Diperebutkan Wanita
Ilustrasi bali (freepik)
A
A
A

Upacara Piodalan merupakan tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Bali ketika memperingati hari besar keagamaan. Upacara yang juga dikenal dengan Pujawali bertujuan untuk memuja Dewa Yadnya kepada Ida Sang Hyang Widhi.

Piodalan dianggap penting karena dilakukan di hari yang dianggap suci oleh masyarakat setempat. Akan ada seorang pemuka agama atau pendeta yang biasanya memimpin jalannya upacara Pujawali ini. Selain itu, tradisi Megeburan ini memiliki arti yang mendalam.

Setelah selesai Upacara Adat Piodalan para perempuan akan berendam di sumber air untuk melakukan pembersihan jiwa dan raga.

Jadi tidak heran jika para perempuan Bali akan banyak mengunjungi sumur air untuk mengikuti tradisi pembersihan jiwa. Masyarakat setempat percaya dengan pembersihan jiwa itu yang dimaksud adalah pembersihan tubuh dan pikiran dari hal-hal yang negatif.

Akan tetapi, tempat sumber air untuk melakukan Tradisi Megeburan ini bukanlah sumur air biasa. Para petinggi adat dan tokoh Agama Hindu di Bali akan menentukan sumber air yang memiliki nilai magis dan aura religi yang kental dan tinggi.

Keseruan akan semakin terasa ketika di tengah tradisi megeburan semua perempuan yang biasanya berjumlah puluhan akan mengejar satu orang pria yang paling disukainya untuk ikut melempar air di sumber air.

Tidak hanya itu, pria yang sudah tercebur ke sumber mata air itu akan ditelanjangi oleh seluruh perempuan yang ikut Tradisi Megeburan.

Semua perempuan akan bersorak ceria ketika satu orang pria itu berhasil melepas seluruh pakaiannya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement