Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Kota Hilang Legendaris Selain Atlantis

Intan Afika Nuur Aziizah , Jurnalis-Rabu, 23 Februari 2022 |09:29 WIB
5 Kota Hilang Legendaris Selain Atlantis
5 kota hilang legendaris. Foto ilustrasi kota Atlantis yang hilang (Legendsandmyts)
A
A
A

ADA beberapa kota hilang legendaris selain Atlantis. Ya, kisah Atlantis memang menjadi kisah paling terkenal dan abadi tentang kota yang hilang selamanya karena dikatakan telah ditelan oleh laut.

Namun selain Atlantis, ada pula kota-kota lain yang dikisahkan menghilang di bawah gelombang hingga pasir gurun atau terkubur di bawah vegetasi selama berabad-abad. Kota mana sajakah yang hilang legendaris itu? Dikutip dari Ancient Origins, simak ulasannya berikut ini.

1. Kota Aztlan yang Hilang – Tanah Air Legendaris Aztec

Orang-orang Aztec di Meksiko pernah menciptakan sebuah kerajaan paling kuat di Amerika kuno. Walaupun banyak letak kerajaan mereka yang sudah berhasil ditemukan dan kini menjadi Kota Meksiko, tetapi hanya sedikit yang bisa diketahui tentang awal mula budaya Aztec.

Banyak yang menganggap pulau Aztlan yang hilang sebagai tanah air kuno, di mana orang-orang Aztec mulai terbentuk sebagai peradaban sebelum migrasi mereka ke Lembah Meksiko.

 BACA JUGA: 12 Kota Penghasil Wanita Cantik di Indonesia, Cocok untuk Cari Jodoh!

Beberapa percaya itu adalah tanah mitos, mirip dengan Atlantis atau Camelot, yang akan hidup melalui legenda tetapi tidak akan pernah ditemukan dalam keberadaan fisik. Sementara masyarakat lain percaya bahwa pulau Aztlan ini memang benar adanya dan akan diidentifikasi lokasi fisiknya suatu hari nanti.

Pembentukan peradaban di Aztlan berasal dari legenda. Menurut legenda Nahuatl, ada tujuh suku yang pernah tinggal di Chicomoztoc atau yang disebut “tempat tujuh gua”. Suku-suku ini mewakili tujuh kelompok Nahua, yakni Acolhua, Chalca, Mexica, Tepaneca, Tlahuica, Tlaxcalan, dan Xochimilca (sumber yang berbeda memberikan variasi pada nama tujuh kelompok).

Ilustrasi

Aztlan, termasuk kota hilang legendaris (Sumber: Aztlan/kwikku.com)

Ketujuh kelompok tersebut memiliki bahasa yang sama, kemudian meninggalkan gua masing-masing dan menetap sebagai satu kelompok di dekat Aztlan.

Kata Aztlan berarti “tanah di utara; tanah tempat kami, suku Aztec, datang”. Konon, orang-orang yang mendiami Aztlan dikenal sebagai suku Aztec, yang kemudian bermigrasi dari Aztlan ke Lembah Meksiko. Migrasi Aztec dari Aztlan ke Tenochtitlán adalah bagian yang sangat penting dari sejarah Aztec. Ini dimulai pada 24 Mei 1064, yang merupakan tahun matahari Aztec pertama.

Pencarian tanah Aztlan telah membentang dari Meksiko Barat sampai ke gurun Utah, dengan harapan menemukan pulau legendaris dan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang asal muasal suku Aztec serta sejarah Meksiko kuno. Namun sampai hari ini, keberadaan pulau yang dikenal sebagai Aztlan belum juga dikonfirmasi, sehingga lokasi dan keberadaannya pun tetap menjadi misteri.

 BACA JUGA: 7 Kota Terunik di Indonesia, Pelancong Bisa Nikmati Pengalaman Menarik dan Berbeda

2. Tanah Lyonesse yang Hilang – Kota Legendaris di Dasar Laut

Dalam legenda Arthurian, Lyonesse adalah negara asal Tristan dari kisah legendaris Tristan dan Iseult. Tanah mitos Lyonesse kini disebut sebagai "Tanah Lyonesse yang Hilang" karena pada akhirnya dikatakan telah tenggelam ke laut.

Namun, kisah legendaris Tristan dan Iseult menunjukkan, Lyonesse dikenal sebagai lebih dari sekadar tenggelam ke dalam lautan, dan memiliki kehadiran legendaris saat ia tetap berada di atas tanah.

Meskipun Lyonesse sebagian besar disebut dalam cerita legenda dan mitos, tetapi sebagian orang percaya bahwa Lyonesse mewakili kota yang sangat nyata yang tenggelam ke laut bertahun-tahun lalu. Ada beberapa variasi dalam legenda yang melingkupi tenggelamnya daratan. Sebelum tenggelam, Lyonesse cukup besar, berisi 140 desa dan gereja.

Lyonesse dikatakan telah menghilang pada 11 November 1099 (walaupun beberapa cerita menggunakan tahun 1089, dan beberapa berasal dari abad ke-6). Tiba-tiba daratan itu dibanjiri laut hingga seluruh desa ditelan dan orang-orang serta hewan di daerah itu tenggelam. Setelah tertutup air, tanah tersebut tidak pernah muncul kembali.

Sementara dalam kisah Arthurian legendaris, ada beberapa kepercayaan bahwa Lyonesse pernah menjadi tempat yang sangat nyata dan melekat pada Kepulauan Scilly di Cornwall, Inggris. Bukti-bukti menunjukkan, permukaan laut jauh lebih rendah di masa lalu, sehingga sangat mungkin bahwa daerah yang dulunya merupakan pemukiman manusia di atas tanah sekarang berada di bawah permukaan laut.

Memang, nelayan di dekat Kepulauan Scilly pernah menceritakan kisah mengambil potongan bangunan dan struktur lain dari jaring ikan mereka. Tetapi kisah-kisah itu tak pernah dibuktikan dan dipandang sebagai dongeng belaka oleh beberapa orang.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement