PASIEN Covid-19 varian Omicron, umumnya mengalami pilek ringan hingga gejala yang lebih parah. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan penelitian oleh organisasi lainnya mengungkapkan gejala lain yang ditemukan.
Menurut Dr. Maria Van Kerkhove, Pakar penyakit menular terkemuka WHO, bahwa orang terinfeksi Omicron dapat memiliki berbagai gejala, jika dibandingkan dengan varian Delta.

“Rata-rata, kita tahu bahwa risiko perlu rawat inap lebih rendah jika terinfeksi Omicron dibandingkan Delta. Namun hal itu tidak berarti bahwa itu adalah penyakit ringan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dr Maria Van Kerkhove mengatakan, Covid-19 tidak bisa dianggap remeh. Sebab yang lebih memprihatinkan pada gelombang yang dipimpin Omicron adalah kematian meningkat selama 5 minggu berturut-turut.