Diusir paksa dari pesawat
Melihat Banner yang mengajukan keluhan resmi, awak kabin kemudian melaporkannya kepada pilot. Keluarga ini akhirnya dikeluarkan dari pesawat karena perilakunya yang diduga 'nakal' dan dianggap mengusik kenyamanan penumpang lain.
Maskapai menyatakan bahwa mereka tidak menoleransi perilaku penumpang yang mengganggu.
Banner kemudian harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membayar hotel, taksi, dan pesawat easyJet menuju Turin. Dana yang dihabiskan sekitar 4.000 pousterling atau Rp77,5 juta.
Permintaan maaf maskapai
Maskapai British Airways kemudian menyampaikan permohonan maaf dan memberikan dua voucher kepada Banner, tetapi ia telah berjanji tidak akan pernah terbang dengan maskapai itu lagi.

“Itu adalah peristiwa yang sangat mengecewakan bagi seluruh keluarga. Cara kami diperlakukan sangat mengerikan dan berbeda dengan pengalaman menyenangkan selama lebih dari 15 tahun di penerbangan BA sebagai pelanggan tetap," terang Banner.
“BA telah memberi saya voucher sebagai kompensasi, tetapi saya tidak menginginkannya, saya ingin pengembalian uang tunai. Ada banyak biaya yang harus saya tanggung sebagai akibat dari insiden ini,” tambahnya.
Sementara seorang juru bicara BA mengatakan, tidak menoleransi perilaku penumpang yang menganggu. Keselamatan penumpang dan awak kabin tetap jadi prioritas utama.
(Rizka Diputra)