SEBUAH insiden melibatkan seorang pengacara top Inggris dan maskapai British Airways, yang diduga pengasuh keluarganya itu diusir dari penerbangan kelas bisnis ke kelas ekonomi.
Pria bernama Charles Banner itu terbang bersama istri, kedua anaknya, dan seorang pengasuh, dari London ke Turin, Italia, pada Kamis pekan lalu.
Mereka diketahui telah memesan tiket pesawat kelas bisnis untuk lima orang. Namun, Banner tidak terima setelah pengasuhnya tidak mendapat tempat duduk di kelas bisnis tersebut.
Kronologi
Banner awalnya tidak terima pengasuh keluarganya itu mendapat tempat duduk di kelas ekonomi, kemudian berdebat dengan awak kabin maskapai.
Sebelumnya, Banner diberitahu maskapai bahwa pengasuh keluarganya itu mendapat tempat duduk di kelas ekonomi begitu mereka tiba di gerbang keberangkatan.
Begitu Banner melihat ada kursi cadangan yang tersisi di kelas bisnis, dia segera menanyakannya kepada awak kabin, tetapi mereka bersikeras tidak ada kursi tambahan.

Banner telah memesan tiket kelas bisnis untuk pengasuhnya sehingga dia dan istrinya bisa bekerja selama penerbangan. Dan pengasuhnya yang akan menjaga dan mengawasi kedua anak mereka.
“Jika BA memberi tahu saya bahwa pengasuh tidak bisa duduk bersama dalam bisnis, maka kami tidak akan bepergian dan bisa mendapatkan penerbangan berikutnya. Tetapi mereka hanya memberi tahu kami ketika sampai di gerbang keberangkatan,” ujar Banner.
Respons awak kabin
Banner mengaku telah menyampaikan keberatannya dengan sangat sopan sesuai prosedur. Namun, ia kecewa dengan respons pramugari yang dianggapnya kasar dan tidak menghargai penumpang.
“Saya berperilaku baik, tetapi saya menantang awak kabin karena itu adalah hal yang benar untuk dilakukan. Kepicikan dan dendam staf menyebabkan ini. Saya bersikap sangat sopan kepada semuanya,” kata Banner kesal.
Bahkan ia juga menuntut penjelasan awak kabin mengenai kursi cadangan yang tidak bisa digunakan, tetapi tidak mendapat tanggapan yang baik.