Sebelumnya, sudah ada penelitian yang memperlihatkan hubungan antara proteksi vaksin Covid-19 dari ibu hamil kepada bayi yang dikandung. Penelitian sebelumnya, disebutkan memperlihatkan hasil bahwa ibu hamil dapat menurunkan antibodi kepada bayi mereka. Tetapi studi baru CDC dengan Dr. Manish Patel sebagai penulis utama ini adalah yang pertama menunjukkan efek dunia nyata.
“Antibodi ini telah ditemukan dalam darah tali pusat, menunjukkan bahwa antibodi telah ditransfer dari orang yang hamil ke bayi yang sedang berkembang,” lanjut Dr. Dana Meaney-Delman.
Sebagai catatan, studi ini belum memiliki data untuk menunjukkan apakah antibodi tersebut bisa memberikan perlindungan untuk bayi terhadap penyakit infeksi Covid-19. Studi ini juga tak mengeavaluasi efek vaksin merek Johnson & Johnson pada bayi baru lahir, serta suntikan booster yang diberikan selama kehamilan.
Dokter Manish Patel berharap, dalam waktu dekat CDC bisa mengumpulkan dan merilis data tentang vaksin booster Covid-19.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.