JURU Bicara Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr. Siti Nadia Tarmizi memberikan tanggapannya terkait dengan prediksi Covid-19 yang dilakukan oleh Health Metrics and Evaluation (IHME). Lembaga riset tersebut mengatakan bahwa Indonesia berpotensi mengalami lonjakan kasus Covid-19.
Merangkum dari laman resmi IHME, Rabu (5/1/2022), berdasarkan data yang diproyeksi hingga 1 April 2022, kasus Covid-19 diperkirakan terus mengalami kenaikan setiap minggunya. Puncak Covid-19 terjadi pada 1 April 2022 di mana diperkirakan ada lebih dari 387 ribu kasus per hari.

Terkait dengan hal tersebut, Siti Nadia mengatakan bahwa berbagai prediksi yang ada sampai saat ini belum ada yang tepat dalam menggambarkan situasi Covid-19 di Indonesia. Meski demikian, Siti Nadia tidak memungkiri terjadinya potensi lonjakan kasus Covid-19.
"Kalau lihat berbagai prediksi sampai saat ini belum ada yang tepat dalam prediksi. Kemungkinan peningkatan kasus karena Omicron bisa saja terjadi," kata Siti Nadia, saat dihubungi MNC Portal, Rabu (5/1/2022).
Meski memiliki peluang mengalami lonjakan kasus Covid-19, namun Siti Nadia belum tahu pasti seberapa besar kenaikan tersebut. Sebab, saat ini banyak sekali faktor yang memengaruhi laju penularan Covid-19.
Sebagaimana diketahui, saat ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengonfirmasi total kasus Omicron di Indonesia sebanyak 254 kasus. Sebanyak 239 kasus diantaranya dari pelaku perjalanan internasional (imported case), sementara 15 kasus lainnya disebabkan oleh transmisi lokal.
Baca juga: Pilih-Pilih Vaksin Booster Covid-19, Harus Sama atau Boleh Berbeda?
"Kita belum tahu seberapa besar (peningkatan kasus Covid-19). Banyak faktor yang memengaruhi laju penularan. selama prokes (Protokol Kesehatan) kita jalankan, ini pasti akan mencegah peningkatan kasus," tuntasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)