SEBELUM memutuskan untuk mengkhitan anak, orangtua juga perlu tahu apa itu sunat. Sekaligus apa saja teknik sunat yang selama ini diterapkan di Indonesia
Dijelaskan Dr Mahdian Nur Nasution SpBS, Founder Rumah Sunat dr Mahdian, sunat merupakan tindakan medis yang membuang kulup. Bagian ini di bawahnya menyumpan kotoran namanya spegma.
"Sunat umumnya dilakukan pada anak laki-laki dan banyak dilakukan di negara berkembang . Anak yang tidak disunat berisiko kena isk tinggi Lalu fimosis atau balanitis," terangnya.
dr Mahdian juga menjelaskan ada tiga teknik sunat yang masih dipraktikkan hingga kini. Dari mulai teknik tradisional, konvensional serta metode modern menggunakan klem. Apa bedanya?
Khitan teknik tradisional
Khitan yang dilakukan oleh orang bukan dari kalangan medis. "Karena kita negara kepulauan, di banyak pulau pedalaman banyak khitan dilakukan oleh dukun sunat, keahlian mereka turun temurun, memakai alat tradisional seperti batu, bambu dan lainnya."
Sunat konvensional
Metode ini dilakukan tenaga medis perawat, dokter dan manteri. Sunat konvensional masih ada jahitan dan risiko perdarahan.
Sunat modern
Sunat modern diklaim lebih aman karena menggunakan alat sekali pakai. Salah satunya yakni klem.
Penggunaan alat sekali pakai ini jadi lifestyle berbeda. Ini mencegah terhadinya banyak infeski silang.
"Lebih dari 30 perssn orang khitan pakai jarum suntik dan benang sama. Jadi banyak penularan silang seperti hepatitis dan HIV. Maka WHO merekomendasikan alat sekali pakai, salah satunya ada klem," ujar dr Mahdian, dikutip Antara.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.