Selain ginjal, Bhanu menyarankan pemeriksaan pada mata untuk melihat ada tidaknya komplikasi demi mencegah kebutaan yang berdampak pada menurunnya kualitas hidup.
Pemeriksaan juga disarankan pada kadar kolesterol. Bila ada kelainan, maka pemeriksaan bisa diulang setiap tiga bulan sementara bila tak ada kelainan maka disarankan pemeriksaan setiap sekali setahun.
Mereka dengan masalah komplikasi seperti pada kaki, bisa berkonsultasi dengan dokter bedah untuk mendapatkan penanganan misalnya pada luka kaki.
Bhanu mengutip anjuran Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) mengatakan, bukan hanya dokter tetapi juga pasien yang berperan dalam penanganan diabetesnya.
Demi mencapai hal ini, dokter perlu mengajarkan pada pasien seperti pola diet yang baik, olahraga yang tepat hingga pemeriksaan gula darah mandiri demi menjaga gula darah tetap stabil.