Wahana labirin itu dibuka pada April 2013 silam di Taman Hiburan Hyogo dengan pemeriksaan keamanan atraksi yang dilakukan setiap hari.
“Saya pikir kecelakaan seperti ini bisa terjadi kapan saja karena banyak bagian dari fasilitas tampak tua, tetapi saya terkejut bahwa itu benar-benar terjadi,” kata seorang pengunjung wanita berusia 20-an seraya menambahkan bahwa labirin itu penuh sesak dengan banyak anak-anak.
Di samping itu, sekitar 2.000 orang tetap mengunjungi taman yang terus beroperasi setelah atraksi labirin ditutup.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.