Di samping itu, kata Ali Ghufron, pemerataan infrastruktur pelayanan kesehatan di Pulau 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal) juga akan ditambah.
"Kami memikirkan keadilan pemerataan di daerah-daerah secara pembangunan itu tertinggal atau daerah Pulau 3T ini dengan berbagai macam inovasinya, agar masyarakat di daerah 3T ini bisa dapat layanan optimal," ujarnya.
Ditambahkan Ketua Dewas BPJS Kesehatan Achmad Yurianto, penyelenggara JKN-KIS juga terus meningkatkan pelayanan untuk simplifikasi rujukan pasien thalasemia dan hemofilia. Dengan begitu, mereka bisa semakin mudah berobat dan mendapat layanan optimal.
"Kita bersama-sama membangun sistem dengan penuh keterbukaan. Mau tidak mau kita ikut lari dan cepat merespon keluhan, memberi solusi serta meningkatkan kualitas dalam memberikan pelayanan ke masyarakat, ujar Yuri.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.