Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

UNESCO Peringatkan Taliban Tidak Sembarangan Merusak Situs Bersejarah di Afghanistan

Aliefa Khaerunnisa Salsabila , Jurnalis-Selasa, 31 Agustus 2021 |12:03 WIB
UNESCO Peringatkan Taliban Tidak Sembarangan Merusak Situs Bersejarah di Afghanistan
Patung Buddha di Lembah Bamiyan, Afghanistan yang dihancurkan Taliban (Foto: Instagram/@malamuseum)
A
A
A

“Setiap kerusakan atau kehilangan warisan budaya hanya akan memiliki konsekuensi buruk pada prospek perdamaian abadi dan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Afghanistan,” bunyi pernyataan itu.

Pada 15 Agustus, Museum Nasional di Kabul mengangkat kekhawatiran tentang ancaman penjarahan. “Kota Kabul telah menyaksikan kekacauan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kelanjutan dari situasi kacau ini menyebabkan kekhawatiran besar tentang keamanan artefak dan barang-barang museum,” kata pengelola museum dalam sebuah pernyataan yang diposting ke media sosial.

Baca juga: Detik-Detik Warga Afghanistan Jatuh dari Pesawat saat Kabur di Bandara Kabul

Menyusul penghancuran patung-patung Bamiyan oleh Taliban dua dekade lalu, UNESCO menetapkan program dengan Kementerian Dalam Negeri Afghanistan pada tahun 2004 untuk melindungi situs-situs di provinsi Logar dan Kapisa dekat Kabul.

Afghanistan juga merupakan rumah bagi satu situs warisan dunia yang diawasi oleh UNESCO, yakni menara dan peninggalan arkeologi jam di provinsi barat Ghor. Pada Mei 2019, pasukan Taliban menguasai pos pemeriksaan di dekat situs abad ke-12, menghalangi akses ke lapangan dan menewaskan 18 personel keamanan Afghanistan.

(Rizka Diputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement