MASIH banyak masyarakat abai protokol kesehatan, juga dengan stigma negatif. Terutama masyarakat di daerah, seperti Tana Toraja.
Penduduk Tana Toraja Dinny Jusuf mengamati sejak awal pandemi pada Maret 2020 lalu. Dia pulang ke kampung suaminya di Tana Toraja selama pandemi.
Dia mengamati apa yang terjadi di sekitar tempat tinggalnya. Menurutnya, hingga sekarang tingkat kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan hampir tidak ada.
"Di rumah saya orang lewat enggak ada pakai masker. Di sini kena Covid-19 dapat stigma, kalau isoman juga," tuturnya.

Stigma biasanya dirasakan oleh para pendatang dianggap sebagai pembawa penyakit. Dinny juga pernah distigma yang membuatnya keheranan.
"Saya saja pernah pulang ke Toraja, disemprot air disinfektan," bebernya.