Sulhan menambahkan, pihaknya saat ini sudah tidak mungkin lagi menyiasati kebutuhan operasional apalagi untuk satu bulan ke depan. Sebab, cadangan dana kebun binatang sudah kian menipis.
"Kalau ditutup sampai sebulan ke depan kita nyerah gak mungkin memodifikasi pakan lagi seperti sekarang ini," sambungnya.
"Kita punya sekitar 30an angsa dan burung-burung tidak dilindungi, kita juga punya rusa terutama rusa totol itu yang akan kita potong duluan untuk menyelamatkan satwa endemik atau satwa asli Indonesia misalnya macan tutul, Harimau Sumatera, itu yang kita selamatkan duluan," jelas Sulhan.
(Rizka Diputra)