4. Kembali Normal
Seiring dengan penerimaan dan pelepasan rasa bersalah, seseorang harus belajar bagaimana menghadapi kehidupan roller coaster yang datang saat menangani kesedihan. Memendam emosi dapat menyebabkan ledakan di kemudian hari.
“Telah terlihat bahwa beberapa orang mengalami Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) setelah kematian mendadak orang yang dicintai. Banyak yang merasa sulit untuk memproses kehilangan dan menjadi depresi, dan yang lain mungkin merasa sulit untuk melanjutkan kehidupan normal bahkan setelah satu tahun atau lebih,” cerita Juneja.
Terapi membantu membimbing orang menuju penerimaan dan membuat mereka keluar lebih kuat untuk melawan kesulitan hidup dengan memberi mereka tujuan hidup. Seseorang dapat memulai konseling kapan saja setelah kejadian karena terapi tidak memiliki efek samping, dapat mempercepat proses penyembuhan dan dapat konstruktif karena juga bekerja pada sifat dan pola kepribadian.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.