Selain itu, keaktifan anak dalam berkegiatan juga bisa menjadi tanda bahwa anak tersebut cukup gizi atau tidak. "Anak kurang gizi bisa dilihat anak jadi lemah, lebih malas, tidak aktif dan lebih malas," katanya.
Sementara itu, terkait perkembangan bahasa, anak balita usia 12 sampai 18 bulan hendaknya sudah bisa mengucapkan tiga sampai enam kata dengan arti.
"Misal dia sudah tahu kucing dan bisa menunjuknya dengan jari, dia suah bisa menyebut dengan ucapan misalnya 'pus'. Dia akan bisa memiliki kosa kata baru setiap hari sampai menggabungkan dua kata," katanya.
Anak balita kurang gizi memang terkadang bisa dilihat dari ciri rambut yang tipis dan sewarna jagung, namun dr Noor mengingatkan bahwa rambut memiliki kaitan dengan genetik. "Kalau di keluarganya ada yang berambut pirang ya bisa saja anak akan memiliki rambut jagung."
(Amril Amarullah (Okezone))
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.