Ini akan menjadi berita bagus bagi ribuan karyawan yang di-PHK, memberi mereka kesempatan untuk kembali di masa sulit ini.
Namun, perekrutan tidak dilakukan secara menyeluruh. COVID-19 telah mengubah bentuk pekerjaan dan banyak dari mereka yang berada di bidang non-operasional mungkin tidak akan kembali. Untuk tujuan ini, Al Baker berkata.
“Tapi yang akan kami lakukan adalah, kalau soal nomor kantor pusat, kami pastikan yang kami bawa efisiensi dan bukan angka lagi. Tapi kru kabin, pilot, insinyur, staf yang secara operasional dilarang, ya kami akan mulai merekrut mereka."
Ini berarti jejak non-awak maskapai bisa tetap lebih kecil untuk tahun-tahun mendatang untuk saat ini. Namun, bagi beberapa mantan awak Qatar Airways dan banyak lainnya, maskapai ini akan menjadi mercusuar harapan di masa yang penuh tantangan.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.