Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Satu Keluarga Diusir Paksa dari Pesawat, Alasannya Bikin Miris

Fatha Annisa , Jurnalis-Minggu, 09 Mei 2021 |00:03 WIB
Satu Keluarga Diusir Paksa dari Pesawat, Alasannya Bikin Miris
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

SEORANG ibu asal Colorado, Amerika Serikat dan keluarganya menuntut hak kursi penumpangnya setelah Southwest Airlines mengeluarkan paksa mereka. Maskapai itu sebelumnya khawatir karena putra mereka yang berusia 3 tahun, Orion, tidak mengenakan masker.

Caroline Scott memberi tahu bahwa keluarganya "didiskriminasi" karena kecacatan putranya. Orion menderita gangguan pemrosesan sensorik yang membuatnya agak kesulitan untuk mengenakan masker.

Caroline memberitahu maskapai sebelum penerbangan mereka dan menjelaskan bahwa keluarganya tidak memerlukan "pengecualian" khusus. Ia mengaku dapat menangani kebutuhan putranya.

"Dia bisa memakai masker dan dia akan melakukannya, tetapi jika dia mengalami kesulitan, kita sebagai orangtuanya memiliki keterampilan yang kita butuhkan untuk membantunya mengatasi itu, dan untuk tetap memakai maskernya," ucap Caroline melansir Fox News.

Baca juga: Pengikut Sekte 'Love Has Won' di Amerika Simpan Mumi Jasad Pemimpin

Sebelumnya lanjut Caroline, perwakilan Southwest Airlines mengonfirmasi bahwa mereka akan mencatat informasi pada tiket putranya dan "tidak akan ada masalah" ketika dia check-in.

Scott mengungkapkan situasinya menjadi sangat berbeda ketika dia check in di gerbang pesawat.

"Petugas melihat catatan di tiketnya dan berkata, 'kami perlu mendapatkan pengawas untuk mengizinkan Anda semua terbang hari ini," kata Caroline kepada pembawa acara bersama Ainsley Earhardt.

Ilustrasi

(Foto: Reuters)

"Yang membingungkan karena Southwest telah memberitahuku bahwa tidak akan ada masalah," sambungnya.

Setelah supervisor memberi tahu kapten, Scott mengatakan ada miskomunikasi. Dia mencoba "menyela" dan menjelaskan kondisi putranya, tetapi sayangnya diabaikan.

"Saya memiliki catatan dokter, catatan terapis okupasi yang mendukung kami," kata Caroline kepada Earhardt.

"Tapi mereka tidak mau mendengarkan saya. Mereka tidak mau bicara dengan saya. Mereka tidak mau melihat catatannya. Jadi kami keluar dari jembatan jetway," paparnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement