Dirinya berharap kontribusinya ini dapat membantu anak-anak dan staf pengajar agar tetap aman dan memungkinkan anak-anak dapat mengenyam pendidikan dengan nyaman. Ia menyebut jembatan ini sebagai 'Jembatan Kebijaksanaan' dan berharap siswa yang menyeberangi jembatan tersebut dapat menjadi lebih bijak.
“Saya hanya melakukan apa yang mampu saya lakukan. Uang tidak dapat dibawa mati, dan saya tidak perlu meninggalkan banyak uang untuk anak saya nantinya,” ujar Meng.
Tindakan Meng ini sontak menuai pujian dari masyarakat setempat. Ia dianggap sebagai sosok seorang ibu yang mulia.
Padahal dengan harta yang dimiliki, Meng sebenarnya dapat melakukan banyak hal yang menguntungkan dirinya sendiri, seperti membeli rumah atau apartemen misalnya. Namun, Meng tetaplah Meng, ia lebih memilih melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi banyak orang sesuai prinsip yang dipegang teguh olehnya.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.