"Ini harus menjadi kewaspadaan kita. Artinya, yang tadinya wilayah itu berisiko sedang, berubah menjadi berisiko tinggi dan tentu terdapat peningkatan kasus di sana," tambahnya.
Begitu juga soal situasi pasien rawat inap di rumah sakit yang mengalami peningkatan. Menurut data Kemenkes, rs dengan jumlah pasien yang meningkat lebih dari 50 persen terjadi di RS Jiwa dr. H. Marzoeki Mahdi, lalu yang meningkat 25 hingga 49 persen ada di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, dan RS Jiwa Dr. Soeharto Heerjan.
Kemudian, pasien rawat inap meningkat sebanyak 10 hingga 24 persen terjadi di RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, RSK Pusat Otak Nasional, RSUP Dr. Sintanala Tangerang, dan RS Umum Pusat Dr. Rivai Abdullah.
Ada juga pasien rawat inap yang jumlahnya meningkat kurang dari 10 persen, terjadi di RSUP Dr Sardjito, RSUP Fatmawati, RSUP H. Adam Malik, dan RSUP Dr. Djamil.
"Dari data-data tersebut, kami ingatkan kembali pada masyarakat bahwa indikasi lonjakan kasus Covid-19 itu dapat terlihat dan ini harus dijadikan kewaspadaan kita semua. Kami berharap sekali agar masyarakat semakin disiplin menjalankan protokol kesehatan termasuk di rumah agar tidak kita semua bisa menekan angka penambahan kasus Covid-19," saran Siti Nadia.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.