Jumat 9 April 2021 jadi hari penuh duka bagi sang pemimpin tertinggi monarki Inggris, Ratu Elizabeth II. Sebab, hari ini sang suami tercinta, Pangeran Philip menghembuskan nafas terakhirnya di usia 99 tahun.
Di balik sosok Ratu Elizabeth II yang kuat dan hebat sebagai pemimpin kerajaan Inggris hingga detik ini. Tak bisa dipungkiri, sosok mendiang Pangeran Philip adalah salah satu kekuatan terbesar sang Ratu. Hingga akhirnya kini pernikahan mereka yang sudah berusia 74 tahun, terpisahkan oleh maut.

Kisah cinta Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip jadi salah satu kisah cinta yang bisa dikagumi dan dijadikan contoh. Mengutip Vogue, Jumat (9/4/2021) keduanya pertama kali bertemu di Britannia Royal Naval College pada tahun 1938, kala itu Philip yang masih berusia 18 tahun adalah seorang Kadet.
Baca Juga : Pangeran Philip Meninggal di Usia 99 Tahun
Baca Juga : 4 Potret Kenangan Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II
Philip diperkenalkan dengan Putri Elizabeth dari Inggris yang berusia 13 tahun ketika dia sedang melakukan tur di lapangan. Sejak saat itu, konon katanya sang bangsawan tampan sudah terpesona dengan Putri Elizabeth dan tak pernah memikirkan perempuan lain. Seperti kebanyakan kisah cinta klasik lainnya, keduanya mulai bertukar surat selama bertahun-tahun di masa-masa peperangan.

Begitu Philip kembali dari Pacific Theater pada tahun 1946, hubungannya dengan Ratu Elizabeth berkembang pesat. Rumornya, pada Juni 1946 sang bangsawan muda akhirnya memberanikan diri untuk melamar Elizabeth.
Siapa sangka, terlepas dari kisah cinta Philip dan Elizabeth yang mulus. Awalnya ada beberapa penolakan tentang pernikahan keduanya. Banyak yang beranggapan bahwa sosok Philip terlalu kasar, terlalu Jerman, terlalu Yunani. Tapi Putri Elizabeth bersikukuh dengan hubungannya dengan Philip. Sampai akhirnya dibuat pengumuman resmi dibuat pada Juli 1947, dengan nama belakang Anglicized baru Philip yakni Mountbatten. Beberapa bulan kemudian, dia melepaskan haknya atas tahta Yunani dan Denmark.
Empat bulan kemudian, 20 November 1947 Pangeran Philip dan Putri Elizabeth menikah di hadapan 2000 orang di Westminster Abbey. Saat itu, ayah Elizabeth, Raja George VI memuji sosok Philip yang berani tetap menikahi Elizabeth dengan kondisi mengetahui suatu saat Elizabeth lah yang menjadi Ratu dan memimpin kerajaan Inggris. Tapi Raja George VI menilai, Pangeran Philip adalah sosok yang tepat untuk mendampingi Ratu Elizabeth II tak hanya sebagai istri tapi juga pemimpin tertinggi Inggris.