Usai menikah, pengantin baru ini tinggal selama beberapa tahun di Malta, lokasi Pangeran Philip bertugas. Kemudian Philip dan Elizabeth dikarunia dua orang anak, Pangeran Charles dan Putri Anne. Di usia pernikahan kelima, ayah Elizabeth, Raja George jatuh sakit dan meninggal pada tahun 1952.

Pada penobatan Ratu pada tahun 1953, Pangeran Philip berlutut di hadapan Ratu Elizabeth II dan bersumpah untuk menjadi anggota tubuh yang selalu mendampingi Ratu. Bagi Ratu, sosok Pangeran Philip sebagai suami merupakan kekuatan besar bagi dirinya. Hal ini pernah dilontarkan Ratu pada 20 November 1997, di pesta malam peringatan 50 tahun pernikahannya.
“Dia adalah seseorang yang tidak mudah menerima pujian. Tetapi dia telah menjadi kekuatanku dan mempertahankan semua ini. "aya, dan seluruh keluarganya dan banyak negara lain, berhutang padanya lebih banyak daripada yang dia sendiri atau kita akan pernah tahu,” ujar Ratu Elizabeth II.
Meski sempat ditimpa kabar perselingkuhan, namun pada akhirnya Pangeran Philip membuktikan kesetian dan cintanya pada sang istri, Ratu Elizabeth II hingga akhir hayatnya. Sama seperti penilaian sang mendiang ayah mertuanya, Raja George VI.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.