Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3 Penyebab Umum Perut Kembung, Salah Satunya Posisi Tubuh saat WFH

Wilda Fajriah , Jurnalis-Selasa, 06 April 2021 |14:14 WIB
3 Penyebab Umum Perut Kembung, Salah Satunya Posisi Tubuh saat WFH
Ilustrasi perut kembung. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

MESKI sudah makan beberapa jam yang lalu, perut masih saja terasa penuh. Inilah yang dinamakan perut kembung. Perut kembung biasanya disebabkan gangguan kontraksi usus atau produksi gas yang berlebihan di lambung.

Ahli kesehatan asal India, dr Manoj Kutteri, mengatakan adanya gangguan kontraksi usus atau produksi gas yang berlebihan di lambung disebabkan oleh beberapa faktor. Berikut tiga faktor penyebab umum yang seringkali membuat perut kembung, seperti dirangkum dari laman Feminaindia, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Cara Kecilkan Perut ala Yulia Baltschun, Lingkar Pinggang Berkurang Drastis 

Ilustrasi perut kembung.

1. Kecemasan

Pikiran dan tubuh saling berkaitan satu sama lain. Stres serta kecemasan dapat menyebabkan gangguan pada pola pernapasan dan sistem pencernaan. Kecemasan bisa membuat menelan udara yang berlebihan yang tertahan di perut hingga menimbulkan kembung.

Kecemasan juga menyebabkan ketidakseimbangan hormon dalam tubuh yang berdampak negatif pada mikroba di usus dan mengganggu fungsinya. Cara yang bagus untuk mengatasi kecemasan dan stres adalah lebih rileks, buat diri tetap sibuk dibanding terjebak dalam lingkaran antisipasi. Praktikkan juga latihan pernapasan yang membantu fokus.

Baca juga: Catat, 9 Makanan Ini Sebaiknya Tidak Dikonsumsi ketika Perut Kosong 

2. Postur tubuh yang buruk

Pekerjaan telah menjadi bagian penting dari hidup. Lalu dengan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) di masa pandemi covid-19 ini, cenderung mengabaikan postur tubuh. Sebab, bisa saja bekerja sambil tiduran di atas kasur.

Postur tubuh yang buruk memang menyebabkan kerusakan pada kerangka rangka dan otot. Selain itu, postur tubuh yang tidak tepat juga dapat berdampak pada saluran pencernaan.

Ini bisa berdampak pada gas yang terperangkap dalam sistem dan bagiannya. Membungkuk saat makan dapat menyebabkan lebih banyak retensi gas daripada duduk tegak.

Hindari berbaring langsung setelah makan, ini menghambat keluarnya gas melalui usus. Dalam beberapa kasus, bisa membutuhkan waktu lebih dari 1 jam. Berhati-hatilah saat duduk tegak selama makan untuk menjaga agar saluran pencernaan tetap berfungsi dengan lancar.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement