Ayam betutu merupakan salah satu identitas kuliner Bali yang bukan hanya dikenal pada masa sekarang, tetapi merupakan warisan dari masa kuno hingga yang masih dipertahankan oleh masyarakat Bali sebagai bagian dari identitas budayanya.
Menurut informasi yang diberikan oleh ahli sejarah makanan Fadli Rahman, betutu sendiri bukanlah nama makanan. Melainkan sebuah proses mengolah daging yaitu yang umumnya daging ayam dan juga bebek.

"Jadi ketika menggunakan nama betutu sebetulnya itu bukan sebuah nama makanan, melainkan proses mengolah daging ayam atau bebek menjadi sebuah makanan," terang Fadli seperti dikutip dari akun Youtube Televisi Edukasi pada Senin (15/3/2021).
Pengolahan betutu sendiri sangat khas yaitu disekam di dalam api yang disimpan di dalam tanah dari batu-batu yang sudah dipanaskan. Cara pengolahan ini merupakan warisan dari masa Majapahit, yaitu pada masa abad ke 16 ketika pengaruh islam masuk ke tanah Jawa.