Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Denmark Hentikan Penggunaan Vaksin AstraZeneca, Terlalu Berbahaya?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 12 Maret 2021 |09:33 WIB
Denmark Hentikan Penggunaan Vaksin AstraZeneca, Terlalu Berbahaya?
Ilustrasi (Foto : Freepik)
A
A
A

Pemerintah Denmark menghentikan penggunaan vaksin AstraZeneca dalam program vaksinasi negaranya. Keputusan itu keluar setelah ditemukan kasus kecil orang mengalami pembekuan darah dan satu meninggal dunia.

Namun, sejauh ini ditekankan bahwa tidak ada kaitannya antara menerima suntikan memberi dampak mengerikan tersebut secara langsung. Hal itu disampaikan European Medicines Agency (EMA) yang mengatakan, "Tidak ada indikasi vaksin menyebabkan kondisi tersebut".

Vaksin Covid-19

Laporan HuffPost menerangkan ada seorang perawat di Wina berusia 49 tahun meninggal karena masalah pembekuan darah yang parah setelah mendapat vaksin AstraZeneca dan perawat lain di daerah tersebut mengembangkan emboli paru (gumpalan darah di paru-paru).

"Pada 9 Maret, ada dua laporan kasus lain yang terkait dengan pembekuan untuk kelompok yang sama," laporan EMA yang dikutip dari kantor berita Huffpost.

Baca Juga : Pemerintah Pastikan Tidak Temukan Sindikat Vaksin Palsu di Indonesia

Baca Juga : Badan Demam Usai Disuntik Vaksin Covid-19? Lakukan 3 Hal Ini

Sebagai tindakan pencegahan, Otoritas Kesehatan dan Obat-obatan di Denmark membuat keputusan untuk menghentikan vaksinasi selama penyelidikan berjalan.

Vaksin Covid-19

Søren Brostrøm, direktur Dewan Kesehatan Nasional, mengatakan keluarnya keputusan ini bukan sesuatu yang mudah. "Tapi, karena kami memvaksin banyak orang, kami juga perlu merespons dengan perawatan tepat ketika ada informasi mengenai efek samping yang serius dari vaksin AstraZeneca tersebut," katanya.

Lebih lanjut, Otoritas Farmasi Denmark dan Eropa terus mengawasi peluncuran vaksin dan kemungkinan efek sampingnya. Di Inggris, vaksinasi Covid-19 masih berjalan seperti biasa. EMA menegaskan bahwa vaksinasi dapat dilanjutkan sementara penyelidikan terus berjalan. "Sebab, manfaatnya jauh lebih besar dari risiko buruknya," lapor EMA.

"Penting untuk ditekankan bahwa kami belum memilih menghentikan secara total vaksin AstraZeneca, tetapi kami sementara ini menundanya," kata Brostrøm.

"Bukti menjelaskan, vaksin AstraZeneca itu aman dan efektif. Tetapi kami dan Badan Obat-obatan Denmark harus bereaksi terhadap laporan kemungkinan efek samping yang serius itu, baik dari Denmark maupun negara-negara di Eropa yang melaporkan kasus serupa," sambungnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement