Candi utama atau candi induk terletak di pelataran persegi seluas 40 meter persegi, yang dikelilingi pagar dari susunan batu setinggi 0,85 meter.
Bangunan candi berbentuk poligon bersudut 20 dengan diameter 29 meter. Tinggi bangunan mencapai 30 meter dengan 9 atap yang masing-masing mempunyai stupa di puncaknya.
Untuk memasuki kawasan Candi Sewu, terdapat 4 pintu untuk mencapai pelataran luar yaitu sisi timur, utara, barat, dan selatan. Jika ingin mengunjungi candi ini, Anda cukup berjalan dari Candi Prambanan sejauh 800 meter.
Keunikan
Candi Sewu memang memiliki keunikan tersendiri lantaran berada dalam kompleks Candi Prambanan. Meski begitu, kedua candi ini berlatar agama yang berbeda. Di mana Candi Sewu bercorak Budha dan dulunya merupakan pusat ibadah umat Buddha.
Sementara Candi Prambanan merupakan candi bercorak Hindu. Sebagai informasi, Candi Sewu merupakan candi Buddha terbesar kedua di Indonesia setelah Candi Borobudur. Usianya pun juga lebih tua dari Borobudur dan Prambanan karena dibangun pada abad ke-8 Masehi.
Jika berkunjung ke Yogyakarta, jangan lupa singgah ke Candi Sewu karena lokasinya yang strategis dan dikelilingi pepohonan sehingga suasananya begitu asri. Candi Sewu secara tersirat juga mengajarkan makna toleransi lantaran antara dua agama berbeda yang telah eksis sejak zaman kerajaan dulu.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.