SINGAPORE Airlines menjadi salah satu maskapai internasional yang melakukan pemutusan kerja terhadap karyawannya yaitu pilot, pramugari, dan ground staff-. Pramugari asal Indonesia, Elysabeth Yohana, dan rekan-rekannya jadi korban PHK.
Ya, pramugari maskapai asal Singapura ini mendapatkan email pemberitahuan pemutusan kerjanya. Di dalam vlognya yang diunggah di akun Youtube-nya, menunjukkan bahwa ia dan kawan-kawannya sedang berkumpul bersama saat mendapat pemberitahuan tersebut.
Tak sendiri, teman-teman yang sedang bersamanya juga mendapat pemberitahuan yang sama.
"Di sini kita baru tahu bakal ada retrenchment, tapi kita belum tahu kapan dan siapa aja yang kena," kata Yoen.
"Dan 10 menit kemudian, oh my god kita ssmua dapat email," ungkap dia.

Ya, pada 9 September 2020 tersebut merupakan hari yang berbeda untuk keempat pramugari ini. Pasalnya, mereka telah bersama semenjak awal masuk maskapai Singapura tersebut.
Keempat pramugari asal Indonesia tersebut memikirkan, apakah yang akan mereka lakukan di Indonesia apabila tidak memiliki pekerjaan. Namun mereka juga menyebutkan bahwa mereka akan mencari pekerjaan di Negeri Merlion itu.
Namun sayangnya, Yoen memutuskan untuk Kembali ke Tanah Air, setelah sekian lama mencari pekerjaan. Begitu pula ketiga temannya yang memutuskan untuk lebih dahulu pulang ke Indonesia.