Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Risiko Perkawinan Anak, KDRT dan Stunting

Wilda Fajriah , Jurnalis-Jum'at, 19 Februari 2021 |14:52 WIB
Risiko Perkawinan Anak, KDRT dan Stunting
Perkawinan anak (Foto: Daily Motion)
A
A
A

"Karena pendidikan rendah, akibatnya penghasilan pun rendah sehingga tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan anaknya. Akibatnya, anak tersebut akan berisiko terkena stunting," tuturnya.

Disisi lain, psikologi dan biologis remaja belum siap untuk melahirkan dan mengurus seorang anak. Akibatnya, kemungkinan sang ibu meninggal saat melahirkan sangat tinggi.

"Anak itu seharusnya diasuh, dengan melakukan perkawinan anak, mereka dipaksa untuk mengasuh. Ini dapat berakibat pada kesalahan pola asuh yang nantinya akan mempengaruhi psikologis antara orangtua dan anaknya," ujarnya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement