Sementara itu, juru bicara organisasi nonprofit Save the Asian Elephants mengatakan kepada SunOnlone bahwa, tindakan yang dilakukan sang influencer justru terlihat sangat ironis, mengingat gajah Sumatera tengah berada diambang kepunahan.
"Terlihat sepele sekaligus tragis, gajah Asia merupakan salah satu spesies yang tengah berjuang untuk keberadaannya melawan 'aksi-aksi brutal' dalam pariwisata dan 'hiburan' manusia," ujarnya.
Sekadar informasi, Save The Asian Elephants merupakan gerakan yang menentang segala bentuk eksploitasi pada satwa liar, khususnya gajah, untuk kepentingan komersial dan segala jenis penyiksaan.
Pada 2021 lalu, status gajah Sumatera telah berubah dari 'spesies genting' menjadi spesies terancam kritis (punah). Status dikeluarkan secara langsung oleh World Wide Fund (WWF).
(Dewi Kurniasari)