Dendeng Aceh
Keempat ada Dendeng Aceh. Makanan ini biasanya dijadikan buah tangan bagi para wisatawan yang berkunjung ke Aceh. Bahan baku yang digunakan adalah irisan tipis daging sapi. Sebelum dimasak, irisan tersebut dikeringkan dan dicampur dengan berbagai bumbu dan rempah pilihan terlebih dahulu untuk menciptakan aroma dan rasa yang khas.
Dendeng Aceh tersedia dalam rasa gurih dan manis. Menyantapnya paling cocok dengan nasi panas. Dijamin Anda pasti tidak ingin berhenti makan.
Adee Meureudu
Adee Meureudu adalah kue yang hanya dapat ditemukan di Aceh, khususnya kawasan Pidie Jaya. Kue ini juga dikenal dengan nama Bikang Aceh. Ciri khas dari Adee Meureudu adalah aromanya seperti bawang goreng. Hal ini karena sebelum dipanggang, adonan kue ditaburi bawang goreng dulu.
Bahan pembuatan Adee Meureudu sendiri adalah tepung terigu dan singkong. Oleh karenanya, kue ini juga memiliki rasa yang gurih. Adee Meureudu semula menjadi kudapan khas Ramadhan, hari raya, atau perayaan-perayaan penting. Namun sekarang Adee Meureudu bisa ditemukan kapan saja.
Timpan
Selain Adee Meureudu, camilan khas Aceh yang tak kalah terkenal adalah timpan. Makanan ini selalu dijadikan oleh-oleh bagi wisatawan. Pembuatan timpan membutuhkan tepung beras, santan kelapa, pisang dan masih banyak lagi. Adonan timpan yang sudah dibuat akan dibalut dengan daun pisang muda, lalu dikukus.
Isi dari timpan beragam, mulai dari nangka, srikaya, pisang raja, ubi, hingga labu. Masyarakat Aceh menganggap Timphan adalah kudapan yang wajib ada di Hari Raya untuk dinikmati bersama keluarga dan disuguhkan kepada para tamu.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.