Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sakit Punggung Ternyata Bisa Dipengaruhi Keadaan Emosi

Diana Rafikasari , Jurnalis-Kamis, 11 Februari 2021 |21:52 WIB
Sakit Punggung Ternyata Bisa Dipengaruhi Keadaan Emosi
Ilustrasi sakit punggung. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Para peneliti menemukan bahwa pada 26 minggu, persentase peserta dengan perbaikan yang bermakna secara klinis pada ukuran keterbatasan fungsional lebih tinggi pada mereka yang menerima MBSR (61 persen) dan CBT (58 persen) daripada untuk perawatan biasa (44 persen).

Persentase peserta dengan perbaikan yang bermakna secara klinis pada nyeri yang mengganggu pada minggu ke 26 adalah 44 persen pada kelompok MBSR dan 45 persen pada kelompok CBT, versus 27 persen pada kelompok perawatan biasa. Temuan MBSR bertahan dengan sedikit perubahan pada 52 minggu untuk kedua hasil primer.

Baca juga: Hati-Hati, Saraf Kejepit Bisa Sebabkan Impoten Lho 

"Efeknya berukuran sedang, yang merupakan tipikal dari perawatan berbasis bukti yang direkomendasikan untuk nyeri punggung bawah kronis. Manfaat ini luar biasa mengingat hanya 51 persen dari mereka yang secara acak menerima MBSR dan 57 persen dari mereka yang secara acak menerima CBT menghadiri setidaknya enam dari delapan sesi," jelas penulis penelitian.

Temuan ini menunjukkan bahwa MBSR menjadi pilihan pengobatan yang efektif untuk pasien dengan nyeri punggung bawah kronis.

(Hantoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement