GUNUNG Semeru ialah salah satu gunung paling populer di Indonesia. Memiliki luas 50.273 hektare, lokasi ini menjadi tempat berdirinya gunung lain seperti Bromo dan Batok. Ketinggian Gunung Semeru mencapai 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Di sana terdapat puncak paling indah di Indonesia, yaitu Puncak Mahameru. Tak aneh jika banyak pendaki berlomba-lomba menaklukkannya.
Gunung Semeru dianugerahi keindahan alam yang tidak bisa diragukan lagi. Siapapun yang mendaki, baik sampai puncak maupun tidak, pasti terpukau dengan panoramanya.
Namun, untuk menaklukkan gunung yang masih berada di kawasan Taman Nasional Bromo ini membutuhkan stamina ekstra dan tentunya keberanian. Jalur pendakian dan suhu yang cukup ekstrem menjadi tantangan utama bagi para pendaki.
Melansir laman Wisata Bromo, terdapat legenda yang dipercaya oleh masyarakat setempat seputar asal-usul Gunung Semeru. Konon, di India terdapat gunung bernama Gunung Meru yang kemudian dipindahkan ke Pulau Jawa. Pemindahan dilakukan oleh Dewa Shiwa yang menjelma sebagai kura-kura raksasa.
Baca juga: Sandiaga Uno Kagumi Oval Kopi dari Danau Toba Berkelas Dunia
Tujuannya agar Pulau Jawa tidak terombang-ambing. Gunung tersebut dipukul dan melewati berbagai rintangan, sebelum akhirnya ditancapkan di Pulau Jawa.
Popularitas Gunung Semeru semakin meroket sejak dijadikan lokasi syuting sebuah film 5 CM pada 2012 lalu. Masyarakat awam pun menjadi tahu keberadaan 'surga dunia' di Jawa Timur itu. Kira-kira spot cantik seperti apa saja yang Semeru punya? Yuk, simak ulasannya berikut ini sebagaimana dirangkum Okezone.
1. Kebun Teh Kertowono
Kebun Teh Kertowono terletak di lereng Gunung Semeru, tepatnya Desa Gucialit, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang. Hamparan kebun teh ini berada pada ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl).
(Foto: Instagram/@yuniaradisa)
Untuk sampai ke sana, pengunjung harus menempuh jarak sekitar 55 kilometer dari pusat Kabupaten Lumajang. Namun, jika Anda berniat menaklukkan Gunung Semeru, tak ada salahnya mampir sejenak di sini.
Kebun Teh Kertowono sudah ada sejak 1910 dan merupakan peninggalan Belanda. Di sekitar kawasan perkebunan terdapat beberapa bangunan peninggalan Belanda yang masih berdiri kokoh hingga saat ini.
Baca juga: Fenomena 2 Bulan Terjadi di Dubai Gempar, Apa Penyebabnya?
2. Ranu Pani
Hal pertama yang pendaki temui saat memulai penanjakan ke Gunung Semeru adalah Danau Ranu Pani. Di sini merupakan lokasi pos pertama. Lokasinya berada di Desa Ranu Pani, Kecamatan Sendoro, Kabupaten Lumajang.
(Foto: Instagram/@diczi_maulana)
Luas danau air tawar ini diperkirakan mencapai satu hektare. Gunung membentang, mengelilingi Danau Ranu Pani, dan menunjukkan kemegahannya pada pengunjung.
3. Ranu Regulo
Sekitar 1,5 jam dari Ranu Pani, terdapat danau bernama Ranu Regulo. Danau ini berada di ketinggian 2.100 meter di atas permukaan laut. Biasanya, sekitar Ranu Regulo dimanfaatkan untuk berkemah bersama teman-teman pendaki.
Jika cuaca mendukung, berbaringlah di kawasan ini dengan mata mengarah pada langit. Alhasil Anda akan menyaksikan hamparan bintang dengan indah bertebaran di langit.
(Foto: Instagram/@ahmad_anjarwicaksono)
Pada sore hari, langit di Ranu Regulo juga tak kalah menawan. Warna ungu kejinggaan muncul, lalu bayangannya terlukis di permukaan danau.
Sementara di pagi hari, permukaan danau akan mengeluarkan embun dan kabut sehingga keadaan nampak dramatis sekaligus eksotis. Oleh karenanya, Ranu Regulo sering dimanfaatkan untuk para pengunjung bermalam.