SEORANG pramugara maskapai penerbangan Indonesia, Priyo Martono membuat terobosan dengan mengubah Kampung Tumo di Desa Hargomulyo, Kecamatan Kedewan, Bojonegoro, Jawa Timur menjadi objek wisata edukasi 'Red Angels'.
Ide membangun lokasi wisata Kampung Tumo, dilakukan Priyo semata-mata karena keinginannya membangun dan memajukan desa kelahirannya itu.
"Saya bisa dipanggil Kang Priyo, saat ini saya mengelola wisata edukasi dimana saya menyebutnya adalah Training Center Desa Rasa Kota. Terus kenapa juga menyebut Training Center Desa Rasa Kota karena kegelisahan saya itu timbul, Kenapa sih pendidikan itu harus ada di kota dan kenapa pendidikan-pendidikan yang modern, yang profesional itu mesti biaya mahal," kata Priyo dalam video yang diunggah akun instagram Menparekraf Sandiaga Uno, @sandiuno.
Baca juga: Belasan Desa Wisata di Temanggung Kurang Promosi
“Kenapa tidak diubah mindsetnya, kenapa desa tidak mempunyai training center sendiri sehingga anak-anak desa, masyarakat desa itu tidak perlu harus pergi ke kota dengan biaya yang sangat mahal. Jadi harapannya tidak ada lagi biaya mahal untuk mendapatkan pendidikan yang modern, cukup dengan di desa kita bisa memaksimalkan potensi yang ada”, sambung dia.
Melihat potensi tersebut, Menparekraf Sandiaga Uno optimistis anak-anak di desa tersebut dapat membantu membangun ekonomi dengan terciptanya usaha, lapangan kerja dan memaksimalkan potensi untuk menarik minat wisatawan dengan menggunakan teknologi seperti platform online.