Model kenamaan asal Somalia-Amerika, Halima Aden kini tengah menjadi perbincangan hangat. Pasalnya perempuan berhijab tersebut, memutuskan ingin berhenti di dunia modeling yang telah membesarkan namanya.
Dikutip dari laman Times of India, Halima Aden memutuskan untuk keluar dari dunia modeling karena banyak hal yang menghambat kehidupannya.
"Ibu saya meminta saya untuk berhenti menjadi model sejak lama. Saya berharap saya tidak terlalu defensif. Berkat Covid-19 dan perpisahan dari industri ini, saya akhirnya menyadari kesalahan saya dalam perjalanan hijab saya," kata Halima.

"Saya sangat putus asa saat itu untuk 'representasi' apa pun, sehingga saya kehilangan kontak dengan siapa saya," tambahnya.
Halima mengatakan, bahwa seharusnya dirinya sudah berhenti menjadi model sejak lama. Ia merasa, style yang selama ini dikenakannya tak terlalu baik untuk perempuan berhijab seperti dirinya.
Baca Juga : Dibully, Model Halima Aden: Aku Tak Akan Pernah Lepas Hijabku
Dalam sebuah wawancara dengan BBC, Halima mengatakan, bahwa dirinya tidak dapat mengenali dirinya saat fotonya dijadikan sampul majalah terkemuka. Halima melihat seperti akan merusak mental.
"Saya tidak memiliki kegembiraan karena saya tidak dapat melihat diri saya sendiri. Tahukah Anda betapa hal itu bisa merusak mental seseorang? Ketika saya seharusnya merasa bahagia dan bersyukur dan saya seharusnya berhubungan, karena itulah saya, itu gambar saya sendiri, tetapi saya sangat jauh. Karir saya sepertinya di atas, tapi secara mental saya tidak bahagia," terangnya.
Sebelumnya, Halima Aden menjadi wanita pertama yang mengenakan jilbab di kontes Miss Minnesota USA, di mana ia meraih gelar sebagai semi-finalis.
Halima juga model pertama yang memakai jilbab dan burkini untuk majalah olahraga terkemuka. Karenanya sosoknya ini menjadi inspirasi bagi banyak orang, terlebih perempuan yang berhijab.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.