Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19 Pertama, Menkes Budi Kapan?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Rabu, 30 Desember 2020 |14:52 WIB
Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19 Pertama, Menkes Budi Kapan?
Vaksin Covid-19 (Foto: Anadolu Agency)
A
A
A

Presiden Joko Widodo menyampaikan kepada publik bahwa dirinya siap menjadi orang pertama yang akan disuntik vaksin Covid-19. Pernyataan tersebut ia sampaikan bersamaan dengan kabar vaksin Covid-19 yang dijamin gratis untuk semua masyarakat Indonesia.

"Saya tegaskan lagi nanti saya yang akan menjadi penerima pertama di vaksin pertama kali. Hal ini untuk memberikan kepercayaan dan keyakinan bahwa vaksin yang digunakan aman," ujarnya belum lama ini.

Lalu, apakah Menteri Kesehatan (Menkes) Budi juga akan bareng disuntik dengan Presiden Jokowi?

Vaksin Covid-19 

Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa dirinya sudah pasti akan disuntik sama seperti Presiden Jokowi. Untuk kapannya, Menkes Budi mengatakan, ia akan menjadi orang pertama tapi tidak kelihatan di media.

"Kalau Pak Presiden disuntik, sudah pasti Menkes harus disuntik duluan. Cuma yang keliatan di media harus presidennya duluan tidak boleh menterinya," terang Menkes Budi di Konfrensi Pers Virtual Update Vaksin Covid-19 di Kantor Bio Farma, Rabu (30/12/2020).

Ada alasan kenapa Menkes Budi menyatakan hal tersebut. "Karena kami harus mejaga keamanan Bapak Presiden. Itu adalah tugas kami," katanya.

Baca juga : Teka-teki Video Syur Gisel, Ternyata Sempat Resmikan Toko Kue di Medan November 2017

Vaksin Covid-19 (Sinovac) rencananya mulai disuntikkan kepada kelompok prioritas Januari 2021. Untuk tanggal pastinya, sampai sekarang belum diketahui.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement