Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cegah Kebutaan Akibat Diabetes, Ikuti Langkah Ini

Antara , Jurnalis-Senin, 14 Desember 2020 |06:15 WIB
Cegah Kebutaan Akibat Diabetes, Ikuti Langkah Ini
Ilustrasi mengalami kebutaan akibat diabetes. (Foto: Worldofbuzz)
A
A
A

Perjalanan Penyakit dan Gejala

Pada penyandang diabetes, kadar gula darah yang berlebihan seiring waktu dapat menyumbat pembuluh darah kecil yang menuju retina, sehingga menghentikan suplai darah ke salah satu bagian mata yang penting itu.

Akibatnya, mata coba menumbuhkan pembuluh darah baru. Tapi pembuluh darah baru ini tidak berkembang dengan baik dan mudah bocor. Serat saraf di retina mungkin mulai membengkak hingga terjadi kerusakan saraf yang menyebabkan glaukoma.

Baca juga: Waspada, Diabetes Komorbid yang Picu Kematian Pasien Covid-19 

Dari sisi gejala, tutur dr Arief, pada tahap awal biasanya pasien tidak merasakan apa-apa. Namun seiring berkembangnya penyakit, pasien bisa merasa seperti ada bintik-bintik gelap dalam pandangan, penglihatan kabur, sulit melihat warna, ada area gelap atau kosong dalam penglihatan hingga kehilangan penglihatan pada kedua mata.

"Retinopati diabetik kalau tidak diobati bisa sebabkan kebutaan permanen," terangnya.

Laman WebMD mencatat penyandang diabetes tipe-1 jarang mengembangkan kondisi ini sebelum pubertas. Sementara pada orang dewasa, retinopati diabetik dialami mereka yang terkena diabetes tipe-1 setidaknya selama 5 tahun.

Khusus mereka yang terkena diabetes tipe-2, biasanya mengalami tanda-tanda masalah mata saat terdiagnosis diabetes.

Baca juga: Bau Urin Tak Sedap Bisa Jadi Tanda Diabetes Tipe 2 

Ilustrasi diabetes

(Hantoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement