JAKARTA - TikToker Vilmei mengungkap dugaan penggelapan uang yang dilakukan oleh salah satu karyawannya. Nilai kerugian yang disebut mencapai sekitar Rp1,2 miliar dan diduga dilakukan secara bertahap dengan melibatkan sejumlah akun TikTok.
Kisah tersebut disampaikan Vilmei melalui video yang diunggah di akun TikTok miliknya pada Senin (24/8/2026). Dalam video itu, ia menyebut seorang staf perempuan bernama Zahra sebagai terduga pelaku.
Menurut Vilmei, uang dari aktivitas konten TikTok miliknya diduga diambil oleh Zahra secara bertahap. Ia juga menduga Zahra menjalankan aksinya bersama sang pacar.
Modus yang digunakan disebut melibatkan sejumlah akun TikTok milik teman-teman Zahra. Uang milik Vilmei diduga dikirimkan ke sekitar 12 akun berbeda sebelum akhirnya ditarik oleh Zahra dan pacarnya.
Pemilik akun yang digunakan untuk menerima transfer tersebut juga diduga memperoleh komisi dari transaksi. Dari aksi yang dilakukan berulang kali, nilai kerugian Vilmei disebut terus bertambah hingga mencapai sekitar Rp1,2 miliar.
Bahkan, Vilmei menyebut aksi terakhir diduga menyebabkan kerugian sekitar Rp450 juta.
“Zara berarti kamu lakuin ini bareng sama pacar kamu?" tanya Vilmei pada karyawannya.