ANGGOTA Komisi X DPR RI, Dewi Coryati mendorong upaya percepatan pemulihan sektor pariwisata di Provinsi Bengkulu dengan mengajak penyedia jasa pariwisata menerapkan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability).
"Dalam melakukan promosi wisata juga harus memerlihatkan penerapan protokol (pencegahan) Covid-19 dan protokol CHSE, sehingga orang datang ke Bengkulu dengan rasa aman," kata Dewi.
Menurutnya, kebangkitan sektor pariwisata di tengah pandemi Covid-19 sangat tergantung dengan bagaimana cara pihak pengelola wisata meyakinkan masyarakat bahwa di objek wisata yang dikelolanya telah menerapkan protokol kesehatan berbasis CHSE.
Baca juga: Berpetualang ke Leuwi Pangaduan, Objek Wisata Viral Diburu Anak TikTok
"Untuk itu, pemahaman dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19 CHSE ini sangat penting diketahui oleh pengelola pariwisata baik itu swasta dan pemerintah," imbuh dia.
Oleh karenanya, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) saat ini sedang berupaya membangkitkan kembali sektor pariwisata dengan memberikan pelatihan penerapan CHSE ke pihak penyedia jasa pariwisata.
"Persiapan harus dilakukan hari ini untuk menyambut akhir Covid-19 sehingga ketika semuanya ini selesai EO (event organizer) sudah siap untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan pariwisata," terangnya.