5. Paparan sinar matahari berlebih
Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan tubuh memproduksi melanin berlebih, pigmen yang memberi warna pada kulit. Terlalu banyak sinar matahari terutama untuk mata, dapat menyebabkan pigmentasi pada kulit di sekitarnya menjadi gelap.
Baca juga: Kesal Mata Panda Tak Kunjung Hilang? Coba Pakai 4 Bahan Masakan Ini
6. Genetika
Sejarah keluarga juga berperan dalam mengembangkan mata panda. Ini bisa menjadi sifat bawaan yang terlihat sejak kecil, dan mungkin memburuk seiring bertambahnya usia atau perlahan menghilang. Kecenderungan kondisi medis lain seperti penyakit tiroid juga dapat menyebabkan mata panda.
7. Alergi
Reaksi alergi dan mata kering bisa memicu mata panda. Saat mengalami reaksi alergi, tubuh melepaskan histamin sebagai respons terhadap bakteri berbahaya. Selain menyebabkan gejala tidak nyaman termasuk gatal, kemerahan, dan mata bengkak, histamin juga menyebabkan pembuluh darah membesar dan menjadi lebih terlihat di bawah kulit.
Alergi juga dapat meningkatkan keinginan untuk menggosok dan menggaruk kulit yang gatal di sekitar mata. Tindakan ini dapat memperburuk gejala, menyebabkan peradangan, pembengkakan, dan pembuluh darah rusak. Hal ini dapat menghasilkan bayangan gelap di bawah mata.
Baca juga: Cara Menghilangkan Mata Panda Tanpa Krim
(Hantoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.